Ringkasan Championship: Nuno Akui West Ham Kecewakan Fans

Ringkasan Championship pekan kedua menghadirkan sejumlah kejutan, dan yang paling mencolok adalah kekalahan West Ham United dari Charlton Athletic. The Hammers takluk 1-2 di kandang sendiri dalam derbi London yang berlangsung sengit, membuat pelatih Nuno Espírito Santo secara terbuka mengakui bahwa timnya telah mengecewakan para pendukung. Kekalahan ini kembali menegaskan buruknya rekor West Ham dalam laga derbi belakangan ini.

Charlton datang ke markas West Ham dengan modal kemenangan di laga pembuka dan berhasil mempertahankan rekor sempurna mereka. Gol dari Lloyd Jones dan Tyreece Campbell sempat membawa tim tamu unggul 2-0 sebelum Joel Piroe memperkecil ketertinggalan pada penampilan perdananya. Namun, Taty Castellanos gagal mengeksekusi penalti pada masa injury time, sehingga West Ham harus puas pulang dengan tangan hampa.

Nottingham Forest’s Portuguese manager Nuno Espirito Santo looks on during the English Premier League football match between Nottingham Forest and Brentford at The City Ground in Nottingham, central England, on August 17, 2025. (Photo by Darren Staples / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or ‘live’ services. Online in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No video emulation. Social media in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No use in betting publications, games or single club/league/player publications. /

West Ham Kalah Lagi, Nuno Akui Timnya Mengecewakan Fans

Charlton membuka keunggulan melalui Lloyd Jones dan kemudian menggandakannya lewat Tyreece Campbell, membuat tuan rumah tertunduk di hadapan 62.000 penonton yang memadati stadion. Joel Piroe, yang didatangkan dengan status pinjaman dari Leeds United, sempat mencetak gol pada penampilan pertamanya dan memicu perlawanan sengit di sisa laga. Sayangnya, Taty Castellanos yang maju sebagai eksekutor penalti pada masa injury time gagal memanfaatkan peluang emas untuk menyamakan kedudukan.

Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk West Ham yang tidak pernah menang dalam sepuluh laga derbi terakhir, dengan sembilan di antaranya berakhir kekalahan. Nuno pun angkat bicara mengenai keputusan menunjuk Castellanos sebagai algojo penalti, alih-alih Jarrod Bowen yang selama ini menjadi andalan. Ia menegaskan bahwa timnya tetap percaya kepada Castellanos, meski keputusan untuk laga berikutnya akan dievaluasi lagi.

“Kami mempercayai Taty untuk mengambil penalti. Saya tidak tahu [apakah dia akan mengambil penalti berikutnya], kami harus memutuskan. Kami mulai buruk lagi. Kami dihukum dari situasi di mana kami tahu Charlton bisa menciptakan masalah,” ujar Nuno. “Kami masih menciptakan banyak peluang tetapi tidak cukup akurat di kotak penalti. Sepak bola memang begitu—harus akurat di kotak penalti lawan dan kami harus bertahan lebih baik.”

Nuno juga tidak menampik bahwa dirinya tengah berada di bawah tekanan besar. “Tentu saja saya merasa tertekan. West Ham adalah klub besar dan tekanan itu ada setiap hari. Anda bisa melihat 62.000 fans di tribun dan kami mengecewakan mereka,” katanya. “Para pemain sudah berusaha sampai akhir. Kami akan terus mengulang latihan di sepertiga akhir untuk menciptakan peluang mencetak gol. Kami akan menjaga keyakinan dan proses ini.”

Wolves dan Blackburn Raih Kemenangan Penting

Wolves akhirnya meraih kemenangan pertama mereka musim ini setelah menundukkan Preston North End 3-1 di Deepdale. Fer López menjadi bintang dengan mencetak dua gol, diawali tembakan keras pada menit kedelapan yang tak mampu dihalau kiper lawan. Adam Armstrong, yang baru masuk sebagai pemain pengganti, langsung memberikan dampak dengan gol pada menit ke-71, hanya empat menit setelah dirinya turun ke lapangan.

López menutup pesta dengan gol kedua pada menit ke-82, sebelum Jordan Thompson memperkecil kekalahan lewat tendangan dari jarak 25 yard pada menit pertama injury time. Kemenangan ini sangat berarti bagi tim yang baru terdegradasi dari Premier League tersebut. Sementara itu, Preston harus puas tanpa kemenangan dalam dua laga pembuka musim ini.

Di Ewood Park, Blackburn Rovers sukses membalikkan keadaan untuk mengalahkan Middlesbrough 2-1. Sempat tertinggal akibat gol Jeremy Sarmiento pada menit ke-12, Rovers bangkit setelah jeda dengan dua gol dalam enam menit. Andri Gudjohnsen menyamakan kedudukan lewat sundulan pada menit ke-49, lalu Todd Cantwell melengkapi comeback dengan sundulan menyelam enam menit kemudian.

Southampton Raih Kemenangan Dramatis atas Stoke

Divin Mubama menjadi pahlawan Southampton dalam kemenangan 3-1 atas Stoke City di St Mary’s. Penyerang pinjaman dari Manchester City itu mencetak gol dramatis pada laga debutnya di kandang, tepat melawan klub yang pernah memperkuatnya. Hampir setahun lalu, ia diusir keluar lapangan saat membela Stoke di stadion yang sama karena dianggap melakukan diving. Kini, Mubama justru menjadi penentu kemenangan Southampton yang menjaga rekor tak terkalahkan di kandang sejak Januari.

Ryan Manning juga menyumbang gol lewat penalti pada masa injury time setelah Svante Ingelsson diusir wasit karena menjatuhkan Samuel Edozie. Sebelum itu, Cyle Larin sempat membawa Stoke unggul lebih dulu dengan gol ketiganya dalam tiga laga beruntun. Ethan Galbraith kemudian menyamakan kedudukan dan membuat Stoke tampak layak membawa pulang satu poin hingga akhirnya mereka pulang dengan tangan hampa.

Millwall dan Portsmouth Tampil Meyakinkan

Millwall tampil impresif dengan menghancurkan Norwich City 3-0 di The Den. Taïryk Arconte mencetak dua gol pertamanya untuk Millwall, yang membuat Norwich harus menelan kekalahan kedua beruntun di awal musim. Bek Norwich, José Córdoba, diganjar kartu merah di babak kedua setelah melanggar Arconte, memperburuk keadaan tim tamu yang sempat diunggulkan bersaing di zona playoff.

Manajer Millwall, Alex Neil, menyebut penampilan timnya sebagai yang paling sempurna sejak ia menukangi klub hampir 20 bulan terakhir. Ia menilai anak asuhnya tampil lengkap dari segi organisasi permainan, penyelesaian peluang, dan kerja sama tim. Kemenangan ini membuat Millwall meraih dua kemenangan dari dua laga pembuka musim.

Portsmouth juga meraih kemenangan perdana mereka musim ini setelah menaklukkan Lincoln City 3-1. Ryan Kavuma-McQueen membuka keunggulan pada menit ketujuh, disusul gol Adrian Segecic sembilan menit kemudian. Reeco Hackett-Fairchild sempat memperkecil kedudukan lewat penalti, tetapi Ebrima Adams memastikan kemenangan Portsmouth dengan gol indah pada menit ke-69. Lincoln pun masih mencari kemenangan perdana mereka di kasta kedua setelah lebih dari 60 tahun.

Ringkasan Championship: Hasil Laga Lainnya

Wrexham harus menunggu lebih lama untuk meraih kemenangan pertama mereka di Championship setelah ditahan imbang 1-1 oleh Watford. Laga di Racecourse Ground ini disaksikan langsung oleh pemilik klub, Ryan Reynolds dan Rob McElhenney. Luca Kjerrumgaard membawa Wrexham unggul melalui sundulan, tetapi Danny Imray menyamakan kedudukan dengan gol pertamanya untuk klub. Hasil imbang ini menjadi yang kedua beruntun bagi Wrexham setelah pada laga pembuka mereka kehilangan kemenangan akibat gol penyeimbang Cardiff di menit akhir.

Cardiff sendiri masih belum terkalahkan dalam dua laga kembalinya ke kasta kedua. Cian Ashford dan Yousef Salech mencetak gol untuk Cardiff, tetapi Derby County dua kali menyamakan kedudukan lewat Carlton Morris dan Bobby Clark di depan 28.926 penonton. Rams tampil kurang meyakinkan di sebagian besar laga, tetapi mampu memanfaatkan kelengahan pertahanan Cardiff untuk meraih poin pertama mereka musim ini.

Birmingham City nyaris kehilangan poin penuh saat menjamu Bristol City, tetapi Demarai Gray menyelamatkan satu angka lewat penalti di menit akhir sehingga laga berakhir 2-2. QPR dan Bolton harus puas berbagi poin tanpa gol di Loftus Road, dengan Richard Kone yang menyia-nyiakan sejumlah peluang emas. Sheffield United juga ditahan imbang 0-0 oleh Swansea City, meski Callum O’Hare nyaris mencetak gol penentu kemenangan.

Analisis: Tekanan Kian Membesar di Pundak Nuno

Kekalahan dari Charlton membuat posisi Nuno Espírito Santo semakin disorot, mengingat ekspektasi besar yang melekat pada klub sebesar West Ham. Rekor sembilan kekalahan dalam sepuluh derbi terakhir menunjukkan adanya masalah mendasar yang belum tuntas, terutama dalam hal penyelesaian akhir dan konsistensi pertahanan. Keputusan memberikan bola penalti kepada Castellanos juga memicu perdebatan, karena Jarrod Bowen kerap dianggap sebagai eksekutor paling andal di lini depan West Ham.

Nuno tampaknya sadar betul bahwa ia berutang hasil kepada para pendukung yang memadati tribun. Pernyataannya tentang perasaan kecewa karena mengecewakan 62.000 fans menjadi pengakuan jujur atas situasi yang dihadapinya. Namun, ia juga menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki tim melalui latihan dan menjaga keyakinan para pemain, sesuatu yang akan diuji pada laga-laga berikutnya.

Konteks Lebih Luas: Awal Musim yang Ketat dan Duka West Brom

Ringkasan Championship pekan ini juga menegaskan bahwa kompetisi kasta kedua Inggris berjalan sangat ketat sejak awal musim. Charlton tampil sempurna dengan dua kemenangan, sementara tim-tim yang baru terdegradasi seperti Wolves dan Southampton mulai menemukan ritme. Di sisi lain, Norwich justru tampil mengecewakan dengan dua kekalahan beruntun meski sempat difavoritkan bersaing di papan atas.

Di luar lapangan, West Bromwich Albion mengumumkan duka mendalam atas meninggalnya mantan gelandang Quevin Castro di usia 25 tahun. Castro, yang sempat tampil dua kali untuk tim utama West Brom, meninggal dunia setelah mengalami kolaps saat laga persahabatan antara klubnya saat ini, Real Sport Clube, melawan Estrela da Amadora. West Brom berencana memberikan penghormatan dengan tepuk tangan pada menit ke-25 saat menghadapi Burnley, serta mengenakan ban lengan hitam sebagai bentuk belasungkawa.

Pekan kedua Championship menghadirkan banyak cerita, mulai dari kekalahan mengecewakan West Ham hingga kemenangan perdana Wolves dan Portsmouth. Nuno Espírito Santo kini menghadapi tekanan yang semakin besar, tetapi ia menegaskan bahwa timnya akan terus berbenah. Dengan musim yang masih panjang, persaingan di papan atas dipastikan akan semakin menarik untuk diikuti.