Inquest Maddy Cusack: Jonathan Morgan Sebut Pemain Itu Pembohong

Kronologi Persidangan Kematian Maddy Cusack

Persidangan inquest kematian pesepakbola Maddy Cusack kembali menghadirkan keterangan mengejutkan. Mantan manajernya, Jonathan Morgan, disebut telah melabeli Cusack sebagai “generally a liar” (secara umum pembohong) dalam investigasi yang dilakukan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA). Pengakuan ini terungkap di Pengadilan Koroner Chesterfield, Senin (pekan lalu).

Cusack meninggal dunia di Derbyshire pada 20 September 2023 di usia 27 tahun. Orangtuanya meyakini bahwa Morgan berperan besar dalam memburuknya kesehatan mental putri mereka. Dalam persidangan, Morgan membantah pernah membentak Cusack atau menyebutnya “psycho”. Ia mengaku justru khawatir terhadap kondisi Cusack saat itu.

Tuduhan Morgan terhadap Maddy Cusack

Morgan, yang menangani Sheffield United sejak Februari 2023 dan sebelumnya pernah melatih Cusack di Leicester City pada 2018, memberikan pernyataan kontroversial saat diwawancarai FA pada 9 Mei 2024. Dalam transkrip wawancara tersebut, Morgan mengatakan, “Sulit untuk bersikap negatif tentang seseorang yang telah meninggal, tapi dia pada umumnya pembohong.”

Saat dimintai klarifikasi, Morgan bersikeras bahwa ada bukti Cusack menyembunyikan informasi dari keluarganya terkait dukungan yang ia berikan. Ia juga mengaku banyak membaca “informasi sepihak” di media setelah kematian Cusack.

Komentar ‘Bottom-Heavy’ dan Pembelaan Morgan

Morgan juga mengakui pernah menyebut Cusack “bottom-heavy” (berat di bagian bawah) dalam rapat bersama Cusack dan fisioterapis tim. Namun, ia mengklarifikasi bahwa istilah itu merujuk pada otot kaki Cusack saat mendiskusikan program strength-and-conditioning, bukan berat badannya.

Masalah Lineup dan Cedera Pemain

Persidangan berlangsung alot dan tegang, terutama saat pengacara keluarga, Dean Armstrong KC, menggali alasan Morgan tidak memasukkan Cusack dalam susunan pemain starting untuk pertandingan pertamanya bersama Sheffield United. Morgan menegaskan bahwa ia mendapatkan saran medis dari fisioterapis Francesca Carr bahwa Cusack tidak fit untuk dimainkan. Hal itu sesuai dengan kesaksian Carr sebelumnya.

Sayangnya, rekam medis Cusack hilang saat sistem pencatatan diganti. Mantan dokter klub Sheffield United, Subhashis Basu, mengonfirmasi kehilangan data tersebut.

Armstrong menuduh Morgan sengaja “membuat pernyataan” dengan mengeluarkan Cusack untuk menunjukkan “siapa bos”. Morgan membantah: “Dia cedera ketika saya datang. Saya tidak yakin itu adalah bentuk ‘pamer kekuasaan’.” Ia menjelaskan Cusack mengalami kemunduran pemulihan akibat “overloading” pada cedera yang diderita sejak Desember 2022, dan ada pembengkakan di area cedera.

Gaya Bermain yang Tidak Cocok

Morgan juga mengungkapkan gaya bermain yang ia terapkan—“high-pressing” dengan banyak lari cepat, akselerasi, dan deselerasi—lebih cocok untuk pemain lain saat awal ia menjabat. Menurutnya, Cusack sangat unggul dalam endurance (daya tahan) tetapi belum terbiasa dengan sprint pendek yang intens. Namun, Morgan mengakui bahwa Cusack menunjukkan performa sangat baik pada akhir musim semi 2023, bahkan menjadi pemain reguler setelah beradaptasi.

Kesejahteraan Maddy Cusack Menurut Morgan

Pada Agustus 2023, Morgan mengaku khawatir setelah melihat Cusack tampak “acak-acakan” (dishevelled). “Biasanya Maddy, saat datang ke latihan, sangat bangga dengan penampilan seragamnya yang rapi dan bersih. Tapi saat itu saya merasa dia baru bangun tidur dan langsung datang. Itu bukan Maddy yang kami kenal.”

Saat ditanya, Cusack mengatakan kekhawatiran utamanya adalah investasi rumahnya yang tidak baik. Morgan juga mendapat laporan dari kapten dan asisten manajer bahwa Cusack “merindukan Grace”, kekasihnya Grace Riglar, yang telah hengkang dari Sheffield United ke Lewes FC pada musim panas 2023, sehingga mereka menjalani hubungan jarak jauh.

Banter atau Penghinaan?

Morgan juga dihadapkan pada klaim bahwa ia mempermalukan Cusack dengan memanggil Riglar “Mrs Cusack” di depan tim. Morgan membantah keras dan mengatakan hal itu “tidak pernah terjadi”. Namun, ia mengakui pernah mengatakan “ini para pacar” di hadapan Cusack dan Riglar saja, yang ia anggap sebagai “candaan ringan” dan “banter”. Ia menambahkan, “Saya tahu itu banter karena balasan candaan mereka adalah soal berat badan saya, dan kami tertawa bersama.”

Lanjutan Persidangan

Sidang keterangan Morgan akan dilanjutkan pada Selasa pagi waktu setempat. Inquest dijadwalkan berlangsung hingga Jumat pekan ini.

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami krisis kesehatan mental, hubungi layanan dukungan:

  • Di Inggris dan Irlandia: Samaritan di 116 123 (bebas pulsa)
  • Di Amerika Serikat: National Suicide Prevention Lifeline di 988 (telepon atau teks), chat di 988lifeline.org, atau kirim SMS HOME ke 741741
  • Di Australia: Lifeline di 13 11 14
  • Hotline internasional lainnya dapat ditemukan di befrienders.org