West Brom Kalahkan Burnley 3-1, Isaac Price Jadi Bintang

West Brom berhasil mengalahkan Burnley 3-1 dalam laga Championship yang digelar di The Hawthorns, dengan Isaac Price tampil sebagai bintang lewat dua golnya di babak kedua. Gelandang asal Irlandia Utara itu juga berperan dalam gol penyeimbang Harry Whitwell, setelah Burnley sempat unggul melalui gol bunuh diri Callum Styles. Tiga poin ini sekaligus mempertahankan rekor sempurna West Brom pada awal musim.

Pertandingan ini menarik karena Burnley datang tanpa Zian Flemming, striker andalan yang absen karena cedera di tengah spekulasi kepindahan yang santer. Burnley sendiri diunggulkan sebagai salah satu favorit promosi, tetapi mereka tampil mengecewakan di babak kedua. Di sisi lain, pelatih West Brom James Morrison mengingatkan anak asuhnya untuk tetap rendah hati meski berhasil meraih kemenangan penting ini.

West Brom Kalahkan Burnley Berkat Aksi Isaac Price

Jalannya pertandingan sangat cepat sejak menit awal, dan dua gol sudah tercipta dalam 18 menit pertama. Burnley memimpin lebih dulu pada menit kedelapan lewat gol bunuh diri Callum Styles, yang berusaha menghalau bola agar tidak sampai ke Oliver Sonne namun justru mengirim bola ke gawang sendiri dari tumit kirinya. West Brom sempat protes karena Hannibal Mejbri dianggap melanggar Felix Horn Myhre sekitar 70 yard dari gawang, tetapi gol tetap dianggap sah karena beberapa alur permainan sempat berlanjut sebelum momen itu terjadi.

West Brom merespons cepat dan menyamakan kedudukan pada menit ke-18 melalui Harry Whitwell. Pemain berusia 20 tahun itu mencetak gol liga pertamanya untuk Albion dengan menembak rendah ke sisi kiri Max Weiss dari jarak 12 yard. Gol ini berawal dari umpan silang Isaac Price yang disundul Jimmy-Jay Morgan, sebelum Bashir Humphreys gagal memberikan penyelesaian bersih di area pertahanan Burnley.

Setelah gol penyama kedudukan, justru Burnley yang nyaris kembali unggul ketika Jacob Bruun Larsen melepaskan tembakan yang membentur tiang gawang, memanfaatkan umpan silang Marcus Edwards. Kedua tim terus saling menekan, tetapi tidak ada tambahan gol hingga turun minum. Skor 1-1 bertahan dan pertandingan memasuki babak kedua dengan keadaan masih terbuka.

Isaac Price Jadi Pembeda di Babak Kedua

Babak kedua berubah total karena West Brom langsung mengambil kendali permainan dan unggul pada menit ke-46. Isaac Price melepaskan tembakan melengkung ke sudut jauh gawang Max Weiss, yang saat itu berada sekitar lima yard dari garis gawang. Bola dari situasi liar berawal ketika Jimmy-Jay Morgan mencoba mengembalikan umpan silang Styles dan Hannibal memberikan tekanan kepada pemain Burnley.

Burnley berusaha merespons dengan melakukan tiga pergantian pemain sekaligus pada menit ke-57, memasukkan Ugo Raghouber, Zeki Amdouni, dan Dastan Satpayev. Amdouni sempat menguji Max O’Leary lewat tendangan melengkung dari jarak 20 yard, tetapi bola masih melayang tepat ke arah kiper West Brom. Ternyata justru West Brom yang berhasil menambah gol untuk mengunci kemenangan.

Gol penutup West Brom datang dari titik penalti setelah Bashir Humphreys menjatuhkan Harry Whitwell di kotak terlarang. Isaac Price maju sebagai eksekutor dan tidak melakukan kesalahan, melepaskan tembakan rendah ke sisi kanan Weiss yang bergerak ke arah berlawanan. Dengan dua gol dan satu assist, Price menjadi aktor utama di balik kemenangan comeback timnya.

Komentar Morrison dan Hayen: Soal Intensitas dan Energi

James Morrison menilai penampilan timnya sangat top dan menikmati pertandingan karena para pemain menunjukkan intensitas tinggi serta mau berlari untuk satu sama lain. Ia merasa dasar-dasar permainan dijalankan dengan baik, mulai dari memenangkan tekel, berlari kembali saat kehilangan bola, hingga memanfaatkan peluang yang ada. Morrison bahkan mengaku sudah mencium tanda-tanda Burnley tidak mampu menghadapi intensitas anak asuhnya sejak babak pertama, sehingga pesan saat istirahat adalah meningkatkan tempo.

Meski puas dengan hasil ini, Morrison menegaskan timnya tidak boleh terbawa perasaan. “Kami menikmati bersaing dengan tim-tim yang disebut lebih besar dan hari ini kami bersaing dengan sangat baik,” katanya. “Kami tidak ingin berlebihan, harus tetap membumi, bekerja keras, dan stay humble.”

Di kubu Burnley, pelatih Nicky Hayen mengakui timnya kalah energi, keinginan, dan semangat dari tuan rumah. Ia memberi kredit kepada West Brom yang tampil dengan struktur bagus serta penuh energi dan hasrat. Hayen juga mengakui timnya punya masalah tanpa solusi, dan menyebut hasil ini sebagai pembuka mata bagi semua orang, termasuk dirinya sendiri.

Start Sempurna West Brom dan Tekanan di Klasemen

Kemenangan ini membuat West Brom mempertahankan rekor 100 persen pada awal musim. Ini adalah kemenangan ketiga beruntun mereka di semua kompetisi sekaligus kemenangan kedua di liga. Alhasil, Albion naik ke peringkat kedua klasemen sementara, berada di bawah Millwall yang unggul selisih gol.

Di sisi lain, Burnley gagal memenuhi ekspektasi sebagai tim yang diunggulkan. Mereka tampil tanpa Flemming dan tidak mampu menunjukkan kualitas yang membuat banyak pihak menilai mereka kandidat promosi. Jika performa ini berlanjut, tekanan terhadap Hayen dan anak asuhnya bisa semakin besar di tengah persaingan ketat Championship.

Burnley Tanpa Flemming di Tengah Spekulasi Transfer

Absennya Zian Flemming menjadi salah satu sorotan utama laga ini. Striker bintang Burnley itu harus menepi karena cedera, sementara spekulasi mengenai masa depannya terus menguat menjelang penutupan bursa transfer. Tanpa kehadirannya di lini depan, Burnley kehilangan daya gedor yang seharusnya menjadi senjata utama mereka.

Sementara isu transfer Flemming tetap menjadi perhatian di luar lapangan, hasil ini membuat posisi Burnley semakin disorot. West Brom justru memanfaatkan situasi untuk membuktikan diri mampu bersaing dengan tim-tim unggulan. Kemenangan ini pun makin menegaskan bahwa Albion tidak boleh diremehkan musim ini.

West Brom Pertahankan Aune Heggebø dan Ajukan Banding

Selain kemenangan, Morrison juga membela Aune Heggebø yang absen pada laga ini. Penyerang Norwegia itu dijatuhi larangan bermain dua pertandingan oleh FA secara retrospektif karena dianggap menipu ofisial pertandingan. Hukuman ini terkait insiden saat gol West Brom ke gawang Norwich yang masuk setelah mengenai tangan Heggebø, dan Albion telah mengajukan banding.

Morrison mengaku frustrasi dan terkejut dengan keputusan tersebut. Ia menyebut Heggebø kecewa, dan klub ingin mendukungnya penuh dengan mengajukan banding. “Dia dianggap menipu wasit, padahal tidak. Memang bola mengenai tangannya, tetapi dengan kecepatan umpan silang dan sentuhan kiper, sangat sulit untuk menghindar,” ujarnya.

Kemenangan ini membuktikan West Brom pantas diperhitungkan di Championship musim ini. Burnley justru mendapat peringatan dini bahwa status favorit tidak menjamin apa pun di kompetisi yang ketat. Dengan Price dalam performa terbaik dan semangat tim yang tinggi, Albion punya modal kuat untuk terus bersaing di papan atas.